12 Tips Berkendara Aman saat Hujan Lebat, Periksa Lampu Kendaraan, Kurangi Kecepatan, hingga Fokus

12 Tips Berkendara Aman saat Hujan Lebat, Periksa Lampu Kendaraan, Kurangi Kecepatan, hingga Fokus

Simak tips berkendara aman dan nyaman saat hujan lebat. Diketahui, akhir akhir ini cuaca hujan melanda sejumlah wilayah Indonesia berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Seperti sejumlah kabupaten di Jawa Tengah, yakni Kabupaten Karanganyar, Klaten, Boyolali, serta Kota Solo.

Hujan lebat disertai angin melanda wilayah tersebut pada Rabu (3/12/2024). Cuaca hujan pun berpengaruh pada kondisi jalanan termasuk bagi pengendara. Ada berbagai tips yang bisa diterapkan ketika Anda berkendara dan sedang hujan deras.

Seperti menyalakan lampu kendaraan, meningkatkan fokus, hingga kurangi kecepatan berkendara. 12 Tips Berkendara Aman saat Hujan Lebat, Periksa Lampu Kendaraan, Kurangi Kecepatan, hingga Fokus Tips Berkendara Saat Hujan Angin : Turunkan Kecepatan Hingga Jaga Jarak Aman

Berikut tips berkendara saat hujan lebat, dikutip dari berbagai sumber: Dikutip dari situs resmi Pemerintah Kota Surakarta, penting memastikan lampu depan dan belakang menyala apalagi saat hujan deras. Lampu yang menyala membantu Anda melihat jalan secara jelas, terutama dalam kondisi hujan.

Jadi, pastikan semua lampu kendaraan berfungsi baik. Sebaiknya, Anda rutin memeriksa tekanan udara dan kedalaman alur ban minimal seminggu sekali. Ban dengan tekanan cukup dan alur yang dalam dapat mencegah aquaplaning (melayang di atas air) dan slip saat hujan.

Pastikan kemudi, pedal rem, gas, dan kopling dalam kondisi baik. Anda perlu memberikan perawatan ekstra pada kendaraan di musim hujan. Hal itu, untuk mengantisipasi keadaan darurat atau kesalahan pengemudi lain yang bisa mengakibatkan kecelakaan.

Dalam kondisi hujan deras, sebaiknya gunakan alas kaki yang tidak licin dan tahan air. Selain itu, persiapkan juga jas hujan berbentuk baju dan celana yang aman untuk berkendara, terutama bagi pengendara motor. Kurangi kecepatan berkendara untuk menghindari slip.

Apalagi ketika hujan permukaan jalan menjadi licin. Mengemudikan kendaraan dengan kecepatan rendah membuat alur ban lebih banyak bersentuhan langsung dengan aspal. Pastikan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.

Saat hujan, jarak pengereman yang aman membutuhkan jarak lebih jauh dibandingkan kondisi jalan kering. Bila ada genangan air di jalan, sebaiknya Anda menghindarinya. Sebab, kita tidak tahu kedalaman genangan air tersebut.

Hal ini dapat menyebabkan kendaraan mogok atau terjebak dalam lubang di dalam genangan air. Ketika hujan terlalu lebat, sebaiknya berhenti di pinggir jalan untuk berteduh. Jarak pandang menjadi terbatas, maka membuat pengendara harus lebih berhati hati.

Apapun kondisinya baik hujan ataupun tidak, terpenting bagi pengendara adalah selalu waspada dan jangan terlalu memaksakan. Bila kondisi jalan berlubang ditambah hujan deras, Anda perlu meningkatkan kewaspadaan dan lebih fokus. Jangan lupa cek spion, untuk melihat kendaraan yang ada di belakang.

Dikutip dari Gridoto.com , supaya lebih nyaman dan jarak pandang terjaga, gunakan helm ketika berkendara. Apalagi helm berstandar SNI dianjurkan untuk dipakai. Penggunaan rem depan secara mendadak tidak dianjurkan, karena berpotensi membuat ban depan kehilangan grip karena jalan yang licin.

Jangan pedulikan pengendara lain yang melaju kencang, tetap berkendara secara hati hati dan jangan mudah emosi. Anda juga perlu disiplin dalam berkendara, seperti menggunakan helm, mematuhi rambu rambu lalu lintas, memperhatikan lampu merah. Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *