Jangan Anggap Remeh, Dampak Buruk Terjadi Jika Gatal Tidak Diobati, Termasuk Depresi

Jangan Anggap Remeh, Dampak Buruk Terjadi Jika Gatal Tidak Diobati, Termasuk Depresi

Gatal dan iritasi pada kulit merupakan salah satu masalah kesehatan yang mulai banyak ditemukan akibat polusi yang meningkat. Rasa gatal ini kadang kala dianggap remeh oleh sebagian orang. Menggaruk dan menggunakan obat yang tidak tepat malah justru sering kali digunakan.

Padahal jika rasa gatal tidak diobati, ada beberapa hal tidak menyenangkan yang bisa terjadi. Hal ini diungkapkan oleh Dokter Spesialis Dermatologi dan venereologi Klinik Pramudia dr Amelia Soebyanto, Sp.DV. Jawaban, Bagaimana Rencana Anda dalam Mengatasi Tantangan Agar Bisa Memastikan Perubahan Terjadi?

Contoh Jawaban Soal, Bagaimana Rencana Anda dalam Mengatasi Tantangan agar Perubahan Terjadi? Kunci Jawaban Soal, Apa Inspirasi Baru yang Anda Dapatkan dari Upaya Tindak Lanjut? Kunci Jawaban Soal, Apa Perubahan Praktik Anda di Ruang Kelas yang Telah Anda Lakukan?

Piala Dunia U 17 2023, Bima Sakti Janji Tak Kecewakan Suporter Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Rilis Jersey Terbaru Ada Papan Catur di Setiap Meja, Kafe di Bekasi Ini Cocok Bagi Pencinta Catur

Ada Papan Catur di Setiap Mejanya, Cafe di Bekasi Ini Cocok Bagi Pencinta Catur "Jika cuaca ekstrim dan polusi ini dianggap remeh, maka tentu akan ada masalah yang timbul," ungkapnya pada media briefing yang diadakan Pramudia di Jakarta, Kamis (23/11/2023). Ia menegaskan jika gatal dan kemerahan yang dibiarkan lama tanpa pengobatan akan semakin parah.

Lalu, lama kelamaan akan mengganggu kualitas hidup penderitanya. Durasi pengobatan yang semakin panjang dan pada akhirnya akan berdampak pada sulitnya melaksanakan kegiatan sehari hari. "Oleh karena itu, bila memang gatal tidak membaik dengan pengobatan awal yang diberikan, sebaiknya segera periksakan ke dokter spesialis kulit dan kelamin agar mendapatkan pengobatan dan managemen yang sesuai," imbaunya.

Dampak pertama yang terjadi adalah munculnya luka dan bisa berujung iritasi. "Pertama iritasi. Gatal, digaruk, semakin digaruk gatal makin kenceng. Sampai luka. Kalau sudah luka berhenti gatal. Rasanya berubah gatal ke sakit," papar dr Amelia.

Kedua, akan ada jangka panjang jika rasa gatal tidak diobati. Seperti stres dan depresi. Rasa gatal yang menganggu hingga kurang tidur tentu bisa menganggu kualitas tidur. Akibatnya hidup jadi tidak beraturan, semua yang direncanakan pun berantakan.

Ketiga, ketika luka akibat rasa gatal sudah semakin parah, kemerahan pun menyebar ke tubu, biaya pengobatan sudah lebih besar. "Biaya pengobatan sudah besar, durasi pengobatan makin panjang. Dari situ saja sudah tahu lingkaran setan," tutupnya. Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *